info mantap
Mar
Pengumuman Restrukturisasi Kredit Bank Mandiri Taspen
Pengumuman Restrukturisasi Kredit Bank Mandiri Taspen

Yth. Bapak dan Ibu Nasabah Debitur

Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Berkenaan dengan adanya dampak Bencana Nasional Non Alam virus corona (COVID-19), dengan ini kami sampaikan informasi sebagai berikut :

1. Bank Mantap dapat memberikan keringanan berupa restrukturisasi kepada nasabah debitur yang usahanya terkena dampak virus corona  (COVID-19).

2. Restrukturisasi tersebut disediakan dalam berbagai bentuk yang disesuaikan dengan kondisi usaha Debitur.

3. Dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19), para nasabah debitur agar menghubungi petugas pemasaran kami di Kantor Cabang terdekat melalui telepon atau melalui website www.bankmantap.co.id dengan mengisi Form E-Restrukturisasi di Info Mantap, tanpa harus datang di Kantor Cabang kami.

4. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi MantapCall 14024.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

30 Maret 2020

Direksi

PT Bank Mandiri Taspen

 

*Berikut link untuk simulasi pengajuan Restrukturisasi Kredit di Bank Mantap : KLIK DISINI

Mar
Cegah Penyebaran Virus Corona Bank Mantap Ubah Jam Layanan
Cegah Penyebaran Virus Corona Bank Mantap Ubah Jam Layanan

Jakarta, 23 Maret 2020 – Bank Mandiri Taspen (Mantap) dalam mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia, mulai tanggal 23 Maret 2020 mengurangi jam layanan yang sebelumnya pukul 08.00 sampai dengan 15.00 waktu setempat berubah menjadi 09.00 sampai dengan 14.30 waktu setempat.

Direktur IT & Operations Bank Mantap Iwan Soeroto dalam keterangan pers menjelaskan bahwa dalam rangka kepatuhan himbauan Pemerintah dalam mengurangi penyebaran virus corona, Kantor Pusat Bank Mantap yang berada di Jakarta sudah memberlakukan work from home (WFH) dan untuk operasional seluruh jaringan Kantor Cabang Bank Mantap mengurangi jam kerja pegawai yang semula 8 jam menjadi 6 jam kerja.

“Kesehatan dan kesalamatan nasabah serta pegawai merupakan prioritas utama kami, perseroan saat ini sudah melaksanakan protokol Business Continuity Management (BCM) seperti Melakukan screening kepada seluruh nasabah & karyawan dengan menggunakan Thermometer Digital, menyediakan sarana kesehatan yaitu masker dan handsanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau serta dalam antrian pada banking hall memberlakukan minimal jarak 1 meter”, ujar Iwan.

Iwan menambahkan, perseroan telah membentuk satuan tugas untuk penanggulangan Bencana Nasional Non Alam (BNNA) dalam memantau perkembangan virus corona dan membuat Recovery Strategy yaitu split office dan split operation jika keadaan mengalami kondisi tidak kondusif.

“Dalam mengurangi aktivitas kunjungan ke kantor cabang, kami juga terus melakukan sosialisasi kepada seluruh nasabah pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri agar mengambil gaji pensiunan pada awal bulan yang biasanya di Kantor Cabang, kami himbau untuk mengambil gaji (tarik tunai) dapat memanfaatkan seluruh mesin ATM Mandiri, Link dan ATM Bersama serta layanan perbankan lainnya dapat menggunakan aplikasi Mantap Mobile pada smartphone”, tutup Iwan.

Mar
Pengumuman Penyesuaian Jam Layanan Bank Mantap
Pengumuman Penyesuaian Jam Layanan Bank Mantap

Bank Mantap tetap memberikan layanan terbaik dengan penyesuaian jam layanan sementara, mulai tanggal 23 Maret 2020, menjadi pukul 09.00 - 14.30 waktu setempat. 

Jam Layanan ini berlaku untuk seluruh Kantor Cabang Bank Mantap. Antrian akan diatur demi melaksanakan social distancing. Silakan manfaatkan layanan perbankan kami melalui ATM Link, ATM Bersama, Prima, dan mandiri atm terdekat. Atau dapat menggunakan mantap mobile yang dapat didownload di Play Store dan Apps Store. 

Bagi nasabah pensiunan ASN sebelum melakukan transaksi, kami sarankan untuk melakukan Otentikasi menggunakan aplikasi Taspen Otentikasi yang dapat didownload melalui Play Store dan Apps Store. 

Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi mantap call 14024 atau www.bankmantap.co.id

Feb
Hadirkan Didi Kempot Bank Mantap Hibur Nasabah Kota Semarang
Hadirkan Didi Kempot Bank Mantap Hibur Nasabah Kota Semarang

Semarang, 23 Februari 2020 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mengundang artis yang sedang booming di Indonesia yaitu Didi Kempot serta artis lokal Congrock dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-5 perseroan di Kota Semarang. Acara Festival Mantap Indonesia (FMI) tersebut merupakan ajang hiburan untuk para nasabah dan masyarakat setempat, acara ini merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap tahun di kota kota besar di Indonesia.

Direktur Utama Josephus K. Triprakoso mengatakan acara FMI ini merupakan wujud syukur perseroan dalam merayakan ulang tahun. Tahun lalu kita mengadakan FMI di Kota Denpasar dengan jumlah pengunjung sekitar 2000an yang terdiri dari nasabah pensiunan, tamu undangan dan masyarakat. Tahun ini perseroan menargetkan sekitar 3000an jumlah orang.

“Acara ini bertujuan juga dalam rangka meningkatkan awareness dan engagement di kota Semarang dan sekitar, serta alasan kami memilih kota Semarang adalah saat ini Kantor Cabang Semarang memiliki 21 Jaringan Kantor yaitu 1 Kantor Cabang, 1 KCP, 6 KK, 7 Mantap Mobil Kas dan 6 Graha Mantap,” ujar Jos.

Josephus menambahkan, jumlah jaringan tersebut meningkat dari tahun ke tahun mengindikasikan bahwa tingkat kepercayaan kepada perseroan juga meningkat, sejalan dengan meningkatkanya jumlah nasabah. Saat ini jumlah nasabah di wilayah Semarang dan sekitar berjumlah 5.583 pensiunan yang tumbuh dari akhir tahun lalu sekitar 3.424 pensiunan.

“Diacara ini juga kami mengundang para pensiunan yang memiliki usaha kuliner sebanyak 30 tenant dalam rangka ikut mengembangkan usaha mereka, kami ada program Wirausaha Mantap Sejahtera dalam membina para pensiunan untuk tetap produktif (berwirausaha) dimasa tua,” tutup Jos.

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Desember 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 26,95 triliun atau tumbuh sekitar 28,7 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 19,86 triliun atau tumbuh sampai dengan 30,2 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 20,31 triliun atau meningkat sampai 30,9 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 456 miliar atau tumbuh sampai dengan 36,8 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 416 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :
 

Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama              : Abdul Rachman
2.  Komisaris                          : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen    : Sukoriyanto Saputro
4.  Komisaris Independen    : Zudan Arif Fakrulloh

5.  Komisaris Independen    : Adie Soesetyantoro *)


Direksi :
1. Direktur Utama     : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                 : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                 : Iwan Soeroto

4. Direktur                 : Agus Sanjaya *)

 

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

 

Feb
Lima Tahun Eksis Bank Mantap Raih Laba Rp 456 Miliar
Lima Tahun Eksis Bank Mantap Raih Laba Rp 456 Miliar

Bali, 14 Februari 2020 – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019, dalam rapat umum tersebut terdapat 3 (tiga) agenda utama sebagai aksi korporasi yaitu pembagian deviden, pergantian pengurus dan mensahkan laporan keuangan tahun 2019.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso menjelaskan pada paparan kinerja Bank Mantap Tahun 2019, bahwa dalam RUPST Tahun Buku 2019 memutuskan untuk membagikan deviden sebesar Rp 136,86 miliar, nominal tersebut merupakan 30 persen dari laba bersih perseroan tahun 2019 sebesar Rp 456 miliar yang meningkat 36,8 persen secara year on year (yoy). Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam mengembangkan bisnis Tahun 2020, serta sebagai bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungan kepada Bank Mantap.

“Dengan meningkatnya pembagian deviden dari tahun buku 2018 yakni Rp 100 miliar, mengindikasikan bahwa permodalan Bank Mantap sehat dengan rasio kecukupan modal bank (CAR) sebesar 21,75 persen. Meningkatnya laba bersih dan deviden tersebut ditopang pertumbuhan kredit sebesar Rp 20,31 miliar yang tumbuh 30,9 persen secara tahunan,” ujar Jos.

Selain itu, Josephus menambahkan bahwa RUPST Tahun Buku 2019 menyetujui komposisi laba bersih tahun 2019 selain untuk deviden, yaitu cadangan wajib sebesar 1,10 persen atau senilai Rp 5 miliar dan laba ditahan sebesar 68,90 persen atau senilai Rp 314 juta.

“RUPST pada tahun ini mengubah susunan pengurus perseroan, adapun pergantian Dewan Komisaris yaitu Edhi Chrystanto yang menjabat Komisaris Independen berhenti secara hormat serta pada Jajaran Direksi yaitu Nurkholis Wahyudi yang ditarik penugasannya ke Bank Mandiri dan digantikan oleh Agus Sanjaya sebagai Direktur Bisnis. Bank Mantap telah memiliki sistem pengelolaan organisasi yang baik, sehingga pergantian pengurus tidak akan mempengaruhi kinerja perseroan dalam merealisasikan seluruh rencana bisnis dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” tutup Jos.

Tentang Bank MandiriTaspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Desember 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 26,95 triliun atau tumbuh sekitar 28,7 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 19,86 triliun atau tumbuh sampai dengan 30,2 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 20,31 triliun atau meningkat sampai 30,9 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 456 miliar atau tumbuh sampai dengan 36,8 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 416 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama                   : Abdul Rachman

2.  Komisaris                             : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen          : Sukoriyanto Saputro

4.  Komisaris Independen          : Zudan Arif Fakrulloh

Direksi :

1. Direktur Utama          : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                    : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                    : Iwan Soeroto

4. Direktur                    : Agus Sanjaya *)

 

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

 

 

 

 

 

 

Jan
Permudah Akses Bank Mandiri Taspen Gandeng Fidac
Permudah Akses Bank Mandiri Taspen Gandeng Fidac

Jakarta, 29 Januari 2020 – Badan Kepegawaian Negara (BKN) bekerja sama dengan Bank Mandiri Taspen (Mantap) dan PT Fidac Inovasi Teknologi untuk menyalurkan pembiayaan kredit kepada pegawai negeri sipil (PNS). PT Fidac Inovasi Teknologi dan Bank Mantap meluncurkan aplikasi Duit Makro (Dumi) untuk memberikan sumber pendanaan khusus untuk PNS. Untuk tahap awal, Dumi hanya dapat diakses oleh pegawai di lingkungan BKN.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan kerja sama ini penting dilakukan untuk bisa memberikan alternatif pembiayaan bagi para PNS maupun pensiunan.

"Bagaimana mencoba meningkatkan kesejahteraan ASN. Orang berpikiran dari gaji, tapi gaji terbatas. Pemerintah tidak bisa APBN hanya untuk belanja pegawai. Jadi pasti akan terbatasi. Alternatifnya kalau PNS punya akses modal yang murah, ini akan sangat membantu," jelas Bima di kantor BKN, Jakarta Timur, Rabu (29/1/2020).

Bima menambahkan, pinjaman yang didapat dari Dumi ini memberikan bunga yang terjangkau, yakni 9,9% per tahun. Selain itu, pembayaran pinjaman otomatis dilakukan dengan pemotongan gaji.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Mantap Josephus K Triprakoso mengatakan bahwa proses pinjaman yang diajukan oleh PNS akan diproses dengan singkat, yakni selama 2 hari. Selain itu, tenor kredit yang diberikan juga hingga 12 bulan dengan maksimal plafon pinjaman Rp 15 juta.

"Mudah-mudahan kerja sama peer to peer lending antara Bank Mantap dengan Fidac dapat berikan akses yang lebih mudah pada ASN. Prosesnya lebih cepat, mudah dan jangka waktu tenornya bisa dipilih, bisa 3, 6, atau 12 bulan," tutup Jos.

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen