info mantap
Dec
Bank Mantap Raih Penghargaan pada Good Corporate Governance Award 2019
Bank Mantap Raih Penghargaan pada Good Corporate Governance Award 2019

Jakarta, 11 Desember 2019 - Bank Mantap mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) dan Majalah SWA dalam CGPI Award yang diselenggarakan di Shangri La Hotel.

Dengan tema Penguatan Platform Bisnis dalam Kerangka Good Corporate Governance, Bank Mantap yang diwakili oleh Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso mendapatkan penghargaan Most Trusted Company (sangat terpercaya) pada tahun ini. Penghargaan ini meningkat dari penghargaan yang Bank Mantap dapatkan pada tahun lalu yakni Trusted Company (terpercaya).

Peningkatan kepercayaan tersebut, menjadi bukti nyata Bank Mantap dalam meningkatkan mutu kinerja untuk kesejahteraan seluruh #NasabahMantap. Penghargaan ini, juga tak akan membuat kami berpuas diri dan akan menjadi motivasi kami untuk selalu semangat mensejahterakan purnabakti.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama              : Abdul Rachman

2.  Komisaris                          : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen    : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen    : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen    : Zudan Arif Fakrulloh

 

Direksi :

1. Direktur Utama     : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                 : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                 : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                 : Iwan Soeroto

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

Nov
Bank Mantap Catatkan Obligasi Rp1 Triliun Dalam PUB Tahap 1
Bank Mantap Catatkan Obligasi Rp1 Triliun Dalam PUB Tahap 1

Jakarta, 27 November 2019 - Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mencatatkan obligasi perdana sebesar Rp 1 triliun yang merupakan Penerbitan Umum Berkelanjutan (PUB) Tahap 1 tahun 2019 dengan empat perusahaan penjamin emisi yakni Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, BCA Sekuritas dan Danareksa Sekuritas. Dalam penerbitan obligasi tahap 1 ini, Bank Mantap mencatatkan permintaan sebesar Rp 2,8 triliun atau 2,8 kali melebihi target yang diharapkan dari para investor.

Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menyatakan jumlah emisi dalam dua seri obligasi PUB Tahap 1 yang ditawarkan, Seri A dengan kupon 7,90 persen bertenor 3 tahun memiliki nilai emisi Rp 700 miliar, sedangkan Seri B dengan kupon 8,20 persen bertenor 5 tahun memiliki nilai emisi Rp 300 miliar.

“Para investor pemegang obligasi ini akan mendapatkan pembayaran kupon pertamanya pada tanggal 20 Februari 2020 untuk Seri A dan 26 Februari 2020 untuk Seri B, selanjutnya Bank Mantap secara rutin membayar kupon tiap triwulan sekali. Pada PUB tahap I ini komposisi emisi yang dimiliki oleh investor institusi sebesar 99 persen dan investor ritel sebesar 1 persen”. Ungkap Nurkholis dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (27/11).

Disaat yang sama Direktur Bank Mantap Paulus Endra S. menambahkan, obligasi tersebut digunakan dalam rangka mendukung ekspansi bisnis perseroan, khususnya untuk penyaluran kredit dengan target indikatif akhir tahun 2019 sebesar Rp 20,46 triliun atau tumbuh 31,9 persen secara year on year (yoy). Dimana pada posisi akhir Oktober 2019 baki debet kredit sudah mencapai Rp 19,47 triliun.

“Secara segmentasi, Endra melanjutkan, perseroan terus meningkatkan penyaluran kredit ke seluruh bisnis dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen pensiunan yang mencapai 37,4 persen menjadi Rp 18,14 triliun pada akhir bulan Oktober 2019. Diharapkan penyaluran kredit tersebut menjadi mesin utama perseroan dalam memperoleh laba diakhir tahun dengan proyeksi sebesar Rp 400 miliar atau meningkat sekitar 22 persen secara yoy”. tutup Endra.

Tentang Bank MandiriTaspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Oktober 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 25,08 triliun atau tumbuh sekitar 35,2 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 19,16 triliun atau tumbuh sampai dengan 36,6 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 19,47 triliun atau meningkat sampai 31,9 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 351,6 miliar atau tumbuh sampai dengan 21 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 318 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama              : Abdul Rachman

2.  Komisaris                          : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen    : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen    : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen    : Zudan Arif Fakrulloh

Direksi :

1. Direktur Utama     : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                 : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                 : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                 : Iwan Soeroto

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

Okt
Perkuat Instrumen Dana Pihak Ketiga  Bank Mantap Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun
Perkuat Instrumen Dana Pihak Ketiga Bank Mantap Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun

Jakarta, 23 Oktober 2019 - Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) akan menerbitkan obligasi dengan target indikatif Rp 1 triliun pada tahap 1 sebagai bagian dari upaya diversifikasi dan perbaikan struktur pendanaan bank dalam jangka panjang. Dalam menghimpun dana nonkonvensional, perseroan akan melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi dengan jumlah pokok sebesar Rp 4 Triliun.


Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso mengatakan dalam rangka PUB tahap 1 tersebut perseroan akan menawarkan kupon tertinggi pada rate 8,35 persen. Kupon yang ditawarkan bekisar 7,9 persen hingga 8,35 persen. Untuk komposisi rate dalam struktur PUB tahap 1 tersebut mengacu penawaran yang masuk dari investor.


“Obligasi tersebut dibagi menjadi dua seri, yaitu Seri A dengan tenor 3 tahun dan Seri B dengan tenor 5 tahun. Seri A ditawarkan  dengan tingkat  kupon sebesar 7,90 persen hingga 8,10 persen dan Seri B ditawarkan dengan tingkat kupon sebesar 8,10 persen hingga 8,35 persen per tahun, serta kupon dibayarkan setiap triwulan.” Ungkap Jos dalam paparan publik atas PUB Tahap I tersebut di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu (23/10).


Disaat yang sama Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menuturkan, dalam rangka penerbitan obligasi ini, perseroan telah memperoleh hasil rating atas obligasi oleh PT Fitch Rating Indonesia dengan peringkat AA dan perusahaan yang menjadi penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi adalah PT Mandiri Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas dan PT Danareksa Sekuritas.

“Masa penawaran awal obligasi (book building) tahap I akan dilakukan pada 23 Oktober hingga 6 November 2019. Selanjutnya, distribusi  obligasi secara elektronik direncanakan akan dilakukan pada tanggal 26 November 2019 dengan target pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 27 November 2019.“ tutur Nurkholis.

Nurkholis menambahkan, Bank Mantap mencari likuiditas di pasar modal karena pertumbuhan kredit yang ekspansif. Pada akhir bulan Agustus 2019 kredit yang diberikan mencapai Rp 18,69 triliun, tumbuh 34,6 persen dari periode tahun lalu. Pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan DPK menyebabkan rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to funding ratio (LFR) mencapai 93,38 persen per tanggal 31 Agustus 2019. Diharapkan dengan terbitnya obligasi tahap 1 ini dapat menekan rasio LFR dengan proyeksi akhir tahun 2019 di angka 90,50 persen.

 

Tentang Bank MandiriTaspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Agustus 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 24,55 triliun atau tumbuh sekitar 41,7 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 18,37 triliun atau tumbuh sampai dengan 40,5 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 18,69 triliun atau meningkat sampai 34,6 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 17,32 triliun dengan persentase tumbuh 41,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 270,7 miliar atau naik sampai dengan 19,6 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 318 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama              : Abdul Rachman
2.  Komisaris                          : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen    : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen    : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen    : Zudan Arif Fakrulloh

Direksi :
1. Direktur Utama     : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                 : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                 : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                 : Iwan Soeroto

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

 

 

 

Okt
Relokasi KCP Klungkung Guna Permudah Jangkuan Layanan
Relokasi KCP Klungkung Guna Permudah Jangkuan Layanan

klungkung, 21 Oktober 2019 – Sebagai perusahaan anak Bank Mandiri dan Taspen, Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) terus melakukan pengembangan dan perbaikan layanan. Salah satunya dengan relokasi jaringan kantor dengan lokasi yang strategis dan mudah dijangkau sebagai salah satu realisasi langkah optimalisasi layanan kepada nasabah.

Kantor Cabang Pembantu (KCP) Klungkung sebelumnya terletak di Jl. Darmawangsa No.17 berpindah ke Jl. Untung Surapati No.36 Klungkung itu diresmikan oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (tentative) dan Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso.

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, relokasi KCP Klungkung tersebut rencananya akan ada peningkatan status yang sebelumnya KCP menjadi Kantor Cabang (KP). Rencana ini merupakan salah strategi perusahaan dalam meningkatkan layanan dan menggarap portofolio yang potensial di wilayah Klungkung.

“Pada saat ini jumlah jaringan kantor yang di wilayah Bali sebanyak 42 jaringan kantor yang tersebar di 8 Kabupaten dan 1 Kotamadya dengan jumlah karyawan sebanyak 414 serta dengan komposisi mayoritas karyawan tersebut 60 persen adalah millenials dan diharapkan dengan meningkatnya status jaringan kantor dapat meningkatkan jumlah pegawai” ujar Jos.

Josephus menambahkan bahwa relokasi KCP Bank Mantap ini dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat pada umumnya dan pensiunan PNS serta TNI/Polri pada khususnya, di wilayah Klungkung dan sekitarnya.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Agustus 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 24,55 triliun atau tumbuh sekitar 41,7 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 18,37 triliun atau tumbuh sampai dengan 40,5 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 18,69 triliun atau meningkat sampai 34,6 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 17,32 triliun dengan persentase tumbuh 41,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 270,7 miliar atau naik sampai dengan 19,6 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 318 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama              : Abdul Rachman

2.  Komisaris                          : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen    : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen    : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen    : Zudan Arif Fakrulloh

 

Direksi :

1. Direktur Utama     : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                 : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                 : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                 : Iwan Soeroto

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

Okt
Penyerahan Manfaat Tabungan Hari Tua THT di Kantor Wakil Presiden
Penyerahan Manfaat Tabungan Hari Tua THT di Kantor Wakil Presiden

Jakarta, 14 Oktober 2019 - Wakil Presiden Jusuf Kalla (dua dari kanan) menerima secara simbolis penyerahan manfaat Tabungan Hari Tua (THT) dari Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro (kanan) dan Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso (dua dari kiri) di Kantor Wakil Presiden (14/10). Simbolis tersebut mengukuhkan Bank Mantap sebagai mitra bayar yang dipercaya oleh seluruh pejabat purnatugas baik di lembaga Eksekutif maupun Legislatif Periode 2014-2019.

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Agustus 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 24,55 triliun atau tumbuh sekitar 41,7 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 18,37 triliun atau tumbuh sampai dengan 40,5 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 18,69 triliun atau meningkat sampai 34,6 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 17,32 triliun dengan persentase tumbuh 41,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 270,7 miliar atau naik sampai dengan 19,6 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 318 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama              : Abdul Rachman

2.  Komisaris                          : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen    : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen    : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen    : Zudan Arif Fakrulloh

 

Direksi :

1. Direktur Utama     : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                 : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                 : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                 : Iwan Soeroto

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

Sep
Anggota DPR dan DPD Purnatugas Resmi Menjadi Nasabah Bank Mantap
Anggota DPR dan DPD Purnatugas Resmi Menjadi Nasabah Bank Mantap

Jakarta, 30 September 2019 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) resmi menjadi Bank Mitra Bayar untuk seluruh para anggota  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI purnatugas periode 2014 sampai 2019.

Acara simbolis penyerahan Taspen Smart Card dilakukan oleh Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro dan didampingi Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso,  sementara dari pihak DPR RI dihadiri oleh Mantan Ketua DPR Bambang Soesatyo, Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan dari pihak DPD RI yaitu Mantan Ketua DPD Oesman Sapta Odang dan Mantan Wakil Ketua DPD Letnan Jenderal (Purn) Dr. Nono Sampono.

Jumlah anggota DPR RI purnatugas periode 2014 sampai dengan 2019 yang menerima Tunjangan Hari Tua (THT) sebanyak 556 orang dengan nilai akuisisi sebesar Rp 6,21 miliar dan anggota DPD RI purnatugas menerima manfaat THT sebanyak 132 orang dengan nilai akuisisi Rp 1,36 miliar. Nilai akuisisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mantap dengan proyeksi akhir tahun 2019 mencapai Rp 19,61 triliun atau tumbuh 51,8 persen secara year on year (yoy).

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, menyampaikan bahwa  penunjukan Bank Mantap menjadi mitra bayar bagi para  pejabat DPR dan DPD RI purnatugas adalah kepercayaan dari  stakeholder sebagai pihak yang aktif dalam menetapkan kebijakan strategis pembayaran pensiunan.

Diharapkan dana tersebut dapat meningkatkan dana murah (CASA) perseroan pada akhir tahun sebesar Rp 3,5 triliun atau tumbuh 34,5 persen secara yoy, sebagai salah satu engine perseroan untuk memperoleh laba diakhir tahun 2019 dengan nilai proyeksi Rp 400 miliar tumbuh 21,6 persen secara yoy.

“Sebagai penopang dalam meningkatkan loyalitas nasabah, saat ini Bank Mantap memiliki jaringan kantor 318 di yang tersebar 34 provinsi diseluruh Indonesia, layanan digital, ATM Bank Mandiri serta ATM bersama sehingga kami optimis dapat membantu kelancaran proses para  pejabat purnatugas tersebut menerima manfaat THT,” tutup Jos.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

 

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan diterbitkannya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

 

Sampai dengan akhir bulan Agustus 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 24,55 triliun atau tumbuh sekitar 41,7 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 18,37 triliun atau tumbuh sampai dengan 40,5 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 18,69 triliun atau meningkat sampai 34,6 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 17,32 triliun dengan persentase tumbuh 41,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 270,7 miliar atau naik sampai dengan 19,6 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 318 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

 

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama               : Abdul Rachman

2.  Komisaris                           : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen       : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen       : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen       : Zudan Arif Fakrulloh

 

Direksi :

1. Direktur Utama       : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                   : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                   : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                   : Iwan Soeroto

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen