info mantap
Okt
Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan dan Mantap Berbagi Bagi Pensiunan
Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan dan Mantap Berbagi Bagi Pensiunan

Denpasar, 19 Oktober 2018 – Dalam rangka menjalankan program literasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Kantor Pusat menyelenggarakan Edukasi Perbankan Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Kepada Masyarakat. Bertempat di Auditorium RRI Denpasar, dengan mengambil tema Edukasi Perbankan & Literasi Keuangan “Program Pengenalan Perbankan dan Keuangan”.Acara edukasi perbankan dibuka oleh Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi, yang dalam sambutannya mengatakan pada tahun 2018 sasaran program edukasi tersebut adalah para pensiunan PNS yang tergabung dalam komunitas PWRI dan pensiunan TNI/POLRI yang tergabung dalam komunitas PEPABRI.

“Edukasi perbankan tersebut bertujuan dalam rangka implementasi Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) dan menginformasikan fitur dasar produk serta layanan jasa keuangan, termasuk memberikan keterampilan terkait manfaat biaya dan risiko dalam memanfaatkan produk Bank yang dibutuhkan pensiunan untuk selalu produktif dan aktif sesuai dengan visi misi perseroan” ujar Nurkholis.

Nurkholis menambahkan, edukasi yang diadakan di Denpasar merupakan bagian dari road show di beberapa kota besar di Indonesia yang sebelumnya diadakan di kota Makassar dan penyelenggaraan edukasi perbankan ini dilakukan secara rutin yang merupakan amanat dari OJK kepada seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).

“Dalam bagian rangkaian acara ini, kami juga menyelengarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yaitu Mantap Berbagi dengan memberikan 150 unit sembako dan uang saku kepada para masyarakat yang hadir dalam acara. Tujuan CSR tersebut merupakan bhakti kami kepada masyarakat dan wujud syukur atas perkembangan bisnis perseroan” tutup Nurkholis.

 

Tentang Bank MandiriTaspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.
 

Sampai denganbulan September 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp17,84 triliun atau tumbuh sekitar 41 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 13,52 triliun atau tumbuh sampai dengan 55,1 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp14,31 triliun atau meningkat sampai 56,4 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 12,72 triliun dengan persentase tumbuh 82 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 259,5 miliar atau naik
sampai dengan 135,8 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 220 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

 

Dewan Komisaris : 

1.  Komisaris Utama                : Abdul Rachman

2.  Komisaris                            : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen        : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen        : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen        : Zudan Arif Fakrulloh

 

Direksi :

1. Direktur Utama                     : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                                 : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                                 : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                                 : Iwan Soeroto

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

Okt
Pacu Dana Pihak Ketiga Bank Mantap Perkuat Program Tabungan
Pacu Dana Pihak Ketiga Bank Mantap Perkuat Program Tabungan

Denpasar, 17 Oktober 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) terus mengembangkan produk dan program guna memacu pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) khususnya disegmen tabungan, salah satunya yaitu program hadiah langsung tabungan siMantap tentukan hadiahmu.

Adapun, per September 2018 saat program ini dijalankan, Bank Mantap menghimpun DPK senilai Rp 13,73 triliun dengan komposisi deposito Rp 10,88 triliun yang tercatat tumbuh 51,66 persen secara year on year (yoy) dan tabungan senilai Rp 2,58 triliun yang naik 71,22 persen secara yoy.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso mengatakan, program tabungan berhadiah ini merupakan penyempurnaan dari program hadiah siMantap berhadiah. Penyempurnaan tersebut menyesuaikan dengan lifestyledan kebutuhan masyarakatpada jaman now.

“Dalam program program hadiah langsung tabungan siMantap tentukan hadiahmu, nasabah dapat memilih sendiri hadiah apapun yang diinginkan, seperti salah satu nasabah kami Ni Wayan Ersi yang memilih hadiah All New Kijang Innova G MT 2.0 yang kami serahkan hadiahnya pada hari ini” ujar jos.

Josephus menambahkan, hingga kini perseroan memiliki 190 ribu nasabah penabung diseluruh Indonesia, melalui program ini kami harapkan jumlah nasabah tersebut tumbuh pada akhir tahun serta dalam rangka meningkatkan wawasan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan bulan September 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 17,84 triliun atau tumbuh sekitar 41 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 13,52 triliun atau tumbuh sampai dengan 55,1 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 14,31 triliun atau meningkat sampai 56,4 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 12,72 triliun dengan persentase tumbuh 82 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 259,5 miliar atau naik sampai dengan 135,8 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 220 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

 

Dewan Komisaris :     

1.  Komisaris Utama                  : Abdul Rachman

2.  Komisaris                              : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen          : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen          : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen          : Zudan Arif Fakrulloh

 

Direksi :

1. Direktur Utama                  : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                             : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                             : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                             : Iwan Soeroto

 

*) Efektif setelah fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen
 

 

Sep
Tingkatkan Literasi Keuangan Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan
Tingkatkan Literasi Keuangan Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan

Makassar, 28 September 2018 - dalam rangka menjalankan program literasi keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Kantor Cabang Makassar menyelenggarakan Edukasi Perbankan Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Kepada Masyarakat. Bertempat di Hotel Best Western Plus Makassar Beach, dengan mengambil tema Edukasi Perbankan & Literasi Keuangan “Program Pengenalan Perbankan dan Keuangan” dengan dihadiri oleh seratus orang  pensiunan PNS dan TNI/POLRI beserta Komunitas PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) kota Makassar.

 

Acara edukasi perbankan dibuka oleh Paulus Endra Suyatna selaku Direktur Compliance & Risk Bank Mantap, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa penyelenggaraan edukasi perbankan ini dilakukan secara rutin dan merupakan amanat dari OJK kepada seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang ada di Indonesia termasuk Bank Mantap untuk menginformasikan fitur dasar produk dan layanan jasa keuangan termasuk memberikan keterampilan terkait manfaat biaya dan risiko dalam memanfaatkan produk Bank. Untuk tahun 2018 ini program sasaran edukasi adalah para pensiunan PNS dan TNI/POLRI dalam rangka implementasi Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI).

 

Selain itu, Bank Mantap juga memiliki program pelatihan Wirausaha Mantap Sejahtera yang terdapat berbagai jenis-jenis pelatihan bagi para pensiunan diantaranya yang paling diminati adalah Hidroponik. Harapan Bank Mantap mengadakan edukasi ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dengan memberikan pengetahuan program-program perbankan, sehingga masyarakat dapat lebih cerdas dan mandiri dari segi finasial termasuk dalam pengelolaan keuangan lebih baik serta untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga” tutur Paulus Endra Suyatna.

 

Azikin selaku perwakilan dari nasabah pensiunan Bank Mantap, dalam sambutannya mengapresiasi dan berterima kasih atas penyelenggaraan program edukasi ini, harapannya dengan edukasi dari Bank Mantap, para pensiunan sangat berterima kasih sekali karena dapat mendapatkan pengetahuan produk-produk bank seperti apa, apa keuntungan yang bisa diperoleh dengan memanfaatkan produk bank dan dimana bisa mendapatkan produk bank tersebut.

 

Acara edukasi perbankan yang diselenggarakan oleh Bank Mantap, dipandu oleh Komunitas Stand Up Comedy Makassar “Patri & Yayat”, beragam pertanyaan diajukan oleh peserta salah satunya dari Bapak Azikin yang menanyakan kapan ATM bisa diterbitkan untuk para pensiunan yang ditanggapi oleh Yazir bahwa saat ini rekening tabungan pensiun sudah di bundling dengan kartu ATM. Dalam kegiatan edukasi, Bank Mantap juga memberikan pemeriksaan gratis kepada para peserta bekerjasama dengan PT Kimia Farma (Persero) Tbk, menghadirkan 3 (tiga) tenaga pemeriksa kesehatan, peserta dapat melakukan pengecekan kadar gula darah, kolesterol dan lainnya.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan bulan Agustus 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 17,322 triliun atau tumbuh sekitar 44,29 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 13,075 triliun atau tumbuh sampai dengan 60,98 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 13,884 triliun atau meningkat sampai 61,60 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 12,262 triliun dengan persentase tumbuh 92,3 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 226,35 miliar atau naik sampai dengan 140,58 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 200 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

 

Dewan Komisaris : 

1.  Komisaris Utama                : Abdul Rachman

2.  Komisaris                            : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen        : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen        : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen        : Zudan Arif Fakrulloh *)

 

Direksi :

1. Direktur Utama                     : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                                 : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                                 : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                                 : Iwan Soeroto

 

*) Efektif setelah fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen
 

Sep
Bank Mantap Perkuat Komunitas Wirausaha di Malang
Bank Mantap Perkuat Komunitas Wirausaha di Malang

Malang, 27 September 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) berkomitmen untuk terus membangun negeri melalui aktivitas bisnis dan sosial. Terkait hal tersebut, Bank Mantap membangun sebuah Green House Hidroponik yang dapat dimanfaatkan oleh Anggota TNI AL dalam menjelang pensiun dan para pensiunan TNI disekitar Kota Malang untuk membantu pelatihan berwirausaha dalam masa pensiun.

 

Peresmian “Rumah Hidroponik Mantap” dihadiri oleh Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Edwin S.H, Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso dan Direktur Operasi PT ASABRI Adiyatmika beserta beberapa komunitas pensiunan TNI diwilayah Kota Malang.

 

Menurut Direktur Josephus K. Triprakoso, tahun ini sampai dengan bulan Agustus 2018, perseroan mempunyai 485 orang peserta pelatihan wirausaha dari pensiunan PNS dan TNI/Polri yang tersebar di seluruh Indonesia, jumlah tersebut meningkat dari tahun 2017 yang hanya berjumlah 59 orang peserta. Dari jumlah peserta pelatihan tersebut, terdapat jenis-jenis pelatihan wirausaha dari jumlah peserta terbanyak yaitu hidroponik yang diikuti oleh 220 orang, kemudian dilanjutkan pelatihan ternak ayam berjumlah 117 orang dan 61 orang mengikuti pelatihan membuat handicraft.

 

“Dengan meningkatnya jumlah peserta pelatihan wirausaha, kredit yang diberikan untuk modal usaha para peserta tersebut juga meningkat, terlihat penyaluran kredit khusus untuk peserta wirausaha tersebut pada bulan Agustus 2018 berkisar Rp 5,52 miliar atau meningkat 221,4 persen secara year on year (yoy). Secara keseluruhan kredit pensiunan yang disalurkan sampai dengan Agustus 2018 sebesar Rp 12,262 triliun dengan persentase tumbuh 92,3 persen secara yoy, dengan komposisi kredit produktif sebesar 77,7 persen” ungkap Jos.

 

Josephus menambahkan, dalam program wirausaha tersebut, perseroan telah mengucurkan sebesar Rp 662 juta untuk biaya pelatihan wirausaha pensiunan. Biaya tersebut merupakan investasi perseroan dalam memberikan solusi dari hulu hingga hilir, setiap peserta mendapatkan motivasi dan teori usaha hingga bantuan pemasaran dalam berwirausaha.

 

“Untuk pelaksanaan program ini, perseroan menjalin kerjasama dengan para pengusaha yang terpilih, dalam membina serta mentoring jenis usaha yang sesuai dengan potensi lokal daerah tempat para pengusaha dan pensiunan tersebut berada, seperti di Kota Malang sesuai kajian kami usaha yang paling berpontensi adalah budidaya hidroponik sesuai keadaan geografi yang berada didataran tinggi” tutup Jos.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

 

Sampai dengan bulan Agustus 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 17,322 triliun atau tumbuh sekitar 44,29 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 13,075 triliun atau tumbuh sampai dengan 60,98 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 13,884 triliun atau meningkat sampai 61,60 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 12,262 triliun dengan persentase tumbuh 92,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 226,35 miliar atau naik sampai dengan 140,58 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 200 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :


Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama             : Abdul Rachman
2.  Komisaris                        : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen    : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen    : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen    : Zudan Arif Fakrulloh *)


Direksi :
1. Direktur Utama     : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                 : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                 : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                 : Iwan Soeroto


*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

 

Aug
Gandeng Aerotravel Bank Mantap Tawarkan Paket Wisata Religi
Gandeng Aerotravel Bank Mantap Tawarkan Paket Wisata Religi

Jakarta, 8 Agustus 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) bekerja sama dengan PT Aero Globe Indonesia (Aerotravel) dalam penyediaan produk dan layanan wisata religi nasabah PNS dan TNI/Polri baik aktif maupun pensiun. Aerotravel merupakan perusahaan anak dari Garuda Indonesia yang bergerak dalam bidang Biro Perjalanan Wisata dan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Direktur Business Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menyatakan, kerja sama tersebut meliputi paket wisata religi ke berbagai tujuan tempat religius sesuai agama masing-masing nasabah yang diakui oleh Pemerintah Indonesia yaitu Islam, Nasrani, Hindu dan Budha.

“Setiap tahunnya ada sekitar 2 juta orang masyarakat Indonesia yang bepergian ketempat wisata ibadah setiap negara religi masing-masing agama. Angka tersebut memperlihatkan Animo masyarakat Indonesia sangat tinggi terutama generasi millennial yang suka bepergian” ujar Nur saat penandatangan kerjasama di Jakarta, Rabu (08/8).

Paket wisata religi yang ditawarkan yaitu dari harga Rp 21 Juta hingga Rp 31 juta perorang. Bank Mantap memberikan kemudahan pembiayaan wisata religi dengan uang muka 0 persen serta plafond maksimal Rp 60 Juta dan tenor maksimal 5 tahun yang berpayroll di Bank Mantap.

“Kami menyadari pada akhir-akhir ini banyak terjadi penipuan terhadap calon Jemaah umrah dan haji di tanah air dan Aerotravel merupakan perusahaan anak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terpercaya, kami yakin bahwa risikonya sangat kecil terjadinya penipuan terhadap calon jemaah yang akan berangkat ke tanah suci” tutup Nur.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan bulan Juni 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 16,56 triliun atau tumbuh sekitar 69,1 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 12,27 triliun atau tumbuh sampai dengan 53,6 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 12,95 triliun atau meningkat sampai 71,8 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 11,25 triliun dengan persentase tumbuh 115,5 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 164,4 miliar atau naik sampai dengan 143,5 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 200 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :


Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama                : Abdul Rachman
2.  Komisaris                           : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen        : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen        : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen        : Zudan Arif Fakrulloh *)


Direksi :
1. Direktur Utama         : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                    : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                    : Nurkholis Wahyudi
4. Direktur                    : Muhamad Gumilang

5. Direktur                    : Iwan Soeroto* )


*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

 

Jun
Perkuat Layanan Bank Mantap Luncurkan Kartu Berlogo GPN dan Call Center
Perkuat Layanan Bank Mantap Luncurkan Kartu Berlogo GPN dan Call Center

Yogyakarta, 29 Juni 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dalam usia 3 (tiga) tahun terus berkomitmen dalam mengembangkan layanan kepada nasabah. Kali ini, Bank Mantap menerbitkan Kartu ATM berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan Mantapcall guna mempermudah dan memperluas akses transaksi serta informasi para nasabah.

Menurut Direktur Utama Josephus K. Triprakoso peluncuran kartu berlogo GPN tersebut sebagai bentuk komitmen perseroan kepada pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia, dalam mewujudkan sistem instrumen dan kanal pembayaran nasional yang terintegrasi. Pada tahap pertama perseroan akan menerbitkan kartu tersebut sebanyak 160 ribu kartu hingga akhir tahun ini.

“Bank Mantap dalam hal ini menerbitkan tiga varian kartu GPN, yaitu Prima, Plus dan Reguler. Kartu-kartu tersebut ini akan menjadi kartu utama yang ditawarkan kepada nasabah pada saat pembukaan rekening atau penggantian kartu. Kartu ini akan dapat digunakan untuk transaksi domestik, baik menggunakan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Mandiri maupun ATM bank lain yang sudah terimplementasi GPN,” ujar Josephus saat peluncuran kartu ATM berlogo GPN di Yogyakarta, Jumat (29/6).

Josephus melanjutkan, penerbitan kartu yang proses transaksinya dilakukan di dalam negeri ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan proses dan menekan biaya transaksi antar bank. Selain itu, kartu ATM GPN Bank Mantap juga sudah menggunakan teknologi chip sehingga anti skimming, dan pin online 6 digit sebagai keamanan.

“Diharapkan dengan kartu ini dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan para nasabah serta dapat meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat Indonesia dalam program cashless,” tutup josh.

Pada saat yang sama Direktur IT & Operations Bank Mantap Iwan Soeroto menambahan, dalam meningkatkan layanan kepada nasabah, Bank Mantap secara resmi meluncurkan “Mantapcall” bernomor 14024 yang beroperasi di Graha Mandiri Tugu di Yogyakarta. Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2017 tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen.

“Layanan Call Center tersebut merupakan integrasi berbagai layanan seperti inbound call, outbound call dan pengaduan via email. Kami juga menerapkan Key Perfomance Indicator(KPI) yang tinggi dan Service Level Agreement (SLA) yang terukur dalam pelaksanaan mantapcall untuk memastikan layanan yang diberikan adalah layanan yang terbaik. Mulai dari layanan pengaduan hingga informasi produk,” ujar Iwan.

Iwan melanjutkan, Mantapcall ini adalah wujud dedikasi secara end to end dari Bank Mantap yang bekerjasama dengan Bank Mandiri dalam memberikan layanan lebih kepada nasabah sekaligus untuk mendengar kebutuhan, keluh kesah nasabah yang tentunya bisa menjadi bahan bagi Bank Mantap untuk meningkatkan produk dan operasional perseroan.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Mei 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 17,04 triliun atau tumbuh sekitar 78,5 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 12,863 triliun atau tumbuh sampai dengan 66,2 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 12,73 triliun atau meningkat sampai 78 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 11 triliun dengan persentase tumbuh 128,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp 134,1 miliar atau naik sampai dengan 147,5 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 199 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama               : Abdul Rachman 
2.  Komisaris                           : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen       : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen       : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen       : Zudan Arif Fakrulloh *)

Direksi :
1. Direktur Utama       : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                   : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                   : Nurkholis Wahyudi
4. Direktur                   : Muhamad Gumilang

5. Direktur                   : Iwan Soeroto* )

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen