info mantap
Aug
Gandeng Aerotravel Bank Mantap Tawarkan Paket Wisata Religi
Gandeng Aerotravel Bank Mantap Tawarkan Paket Wisata Religi

Jakarta, 8 Agustus 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) bekerja sama dengan PT Aero Globe Indonesia (Aerotravel) dalam penyediaan produk dan layanan wisata religi nasabah PNS dan TNI/Polri baik aktif maupun pensiun. Aerotravel merupakan perusahaan anak dari Garuda Indonesia yang bergerak dalam bidang Biro Perjalanan Wisata dan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Direktur Business Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menyatakan, kerja sama tersebut meliputi paket wisata religi ke berbagai tujuan tempat religius sesuai agama masing-masing nasabah yang diakui oleh Pemerintah Indonesia yaitu Islam, Nasrani, Hindu dan Budha.

“Setiap tahunnya ada sekitar 2 juta orang masyarakat Indonesia yang bepergian ketempat wisata ibadah setiap negara religi masing-masing agama. Angka tersebut memperlihatkan Animo masyarakat Indonesia sangat tinggi terutama generasi millennial yang suka bepergian” ujar Nur saat penandatangan kerjasama di Jakarta, Rabu (08/8).

Paket wisata religi yang ditawarkan yaitu dari harga Rp 21 Juta hingga Rp 31 juta perorang. Bank Mantap memberikan kemudahan pembiayaan wisata religi dengan uang muka 0 persen serta plafond maksimal Rp 60 Juta dan tenor maksimal 5 tahun yang berpayroll di Bank Mantap.

“Kami menyadari pada akhir-akhir ini banyak terjadi penipuan terhadap calon Jemaah umrah dan haji di tanah air dan Aerotravel merupakan perusahaan anak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terpercaya, kami yakin bahwa risikonya sangat kecil terjadinya penipuan terhadap calon jemaah yang akan berangkat ke tanah suci” tutup Nur.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan bulan Juni 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 16,56 triliun atau tumbuh sekitar 69,1 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 12,27 triliun atau tumbuh sampai dengan 53,6 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 12,95 triliun atau meningkat sampai 71,8 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 11,25 triliun dengan persentase tumbuh 115,5 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 164,4 miliar atau naik sampai dengan 143,5 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 200 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :


Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama                : Abdul Rachman
2.  Komisaris                           : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen        : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen        : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen        : Zudan Arif Fakrulloh *)


Direksi :
1. Direktur Utama         : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                    : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                    : Nurkholis Wahyudi
4. Direktur                    : Muhamad Gumilang

5. Direktur                    : Iwan Soeroto* )


*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

 

Jun
Perkuat Layanan Bank Mantap Luncurkan Kartu Berlogo GPN dan Call Center
Perkuat Layanan Bank Mantap Luncurkan Kartu Berlogo GPN dan Call Center

Yogyakarta, 29 Juni 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dalam usia 3 (tiga) tahun terus berkomitmen dalam mengembangkan layanan kepada nasabah. Kali ini, Bank Mantap menerbitkan Kartu ATM berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan Mantapcall guna mempermudah dan memperluas akses transaksi serta informasi para nasabah.

Menurut Direktur Utama Josephus K. Triprakoso peluncuran kartu berlogo GPN tersebut sebagai bentuk komitmen perseroan kepada pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia, dalam mewujudkan sistem instrumen dan kanal pembayaran nasional yang terintegrasi. Pada tahap pertama perseroan akan menerbitkan kartu tersebut sebanyak 160 ribu kartu hingga akhir tahun ini.

“Bank Mantap dalam hal ini menerbitkan tiga varian kartu GPN, yaitu Prima, Plus dan Reguler. Kartu-kartu tersebut ini akan menjadi kartu utama yang ditawarkan kepada nasabah pada saat pembukaan rekening atau penggantian kartu. Kartu ini akan dapat digunakan untuk transaksi domestik, baik menggunakan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Mandiri maupun ATM bank lain yang sudah terimplementasi GPN,” ujar Josephus saat peluncuran kartu ATM berlogo GPN di Yogyakarta, Jumat (29/6).

Josephus melanjutkan, penerbitan kartu yang proses transaksinya dilakukan di dalam negeri ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan proses dan menekan biaya transaksi antar bank. Selain itu, kartu ATM GPN Bank Mantap juga sudah menggunakan teknologi chip sehingga anti skimming, dan pin online 6 digit sebagai keamanan.

“Diharapkan dengan kartu ini dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan para nasabah serta dapat meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat Indonesia dalam program cashless,” tutup josh.

Pada saat yang sama Direktur IT & Operations Bank Mantap Iwan Soeroto menambahan, dalam meningkatkan layanan kepada nasabah, Bank Mantap secara resmi meluncurkan “Mantapcall” bernomor 14024 yang beroperasi di Graha Mandiri Tugu di Yogyakarta. Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2017 tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen.

“Layanan Call Center tersebut merupakan integrasi berbagai layanan seperti inbound call, outbound call dan pengaduan via email. Kami juga menerapkan Key Perfomance Indicator(KPI) yang tinggi dan Service Level Agreement (SLA) yang terukur dalam pelaksanaan mantapcall untuk memastikan layanan yang diberikan adalah layanan yang terbaik. Mulai dari layanan pengaduan hingga informasi produk,” ujar Iwan.

Iwan melanjutkan, Mantapcall ini adalah wujud dedikasi secara end to end dari Bank Mantap yang bekerjasama dengan Bank Mandiri dalam memberikan layanan lebih kepada nasabah sekaligus untuk mendengar kebutuhan, keluh kesah nasabah yang tentunya bisa menjadi bahan bagi Bank Mantap untuk meningkatkan produk dan operasional perseroan.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Mei 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 17,04 triliun atau tumbuh sekitar 78,5 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 12,863 triliun atau tumbuh sampai dengan 66,2 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 12,73 triliun atau meningkat sampai 78 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 11 triliun dengan persentase tumbuh 128,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp 134,1 miliar atau naik sampai dengan 147,5 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 199 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama               : Abdul Rachman 
2.  Komisaris                           : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen       : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen       : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen       : Zudan Arif Fakrulloh *)

Direksi :
1. Direktur Utama       : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                   : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                   : Nurkholis Wahyudi
4. Direktur                   : Muhamad Gumilang

5. Direktur                   : Iwan Soeroto* )

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

Jun
Bank Mantap Peduli Kepada 14400 Pensiunan
Bank Mantap Peduli Kepada 14400 Pensiunan

Semarang, 4 Juni 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) berkomitmen untuk terus membangun negeri melalui aktivitas bisnis dan sosial. Terkait hal tersebut, Bank Mantap memberikan bingkisan Ramadhan kepada 14.400 pensiunan PNS dan TNI/Polri sebagai bentuk empati dan berbagi kebahagian dengan mereka.

Sebagai bagian dari aksi ini, Bank Mantap menggelar buka puasa bersama pensiunan dan anak yatim di lima kota yaitu Semarang, Mataram, Aceh, Cirebon dan Bandung yang dilaksanakan secara bergiliran selama Bulan Ramadhan. Dalam kesempatan itu, perseroan menyerahkan bingkisan ramadhan dengan total nilai Rp 1 miliar yang tersebar diseluruh Indonesia, adapun penyaluran bingkisan ramadhan di wilayah lainnya dilakukan oleh Kantor Wilayah 1 sampai dengan 4 Bank Mantap secara bertahap pada periode mulai pekan ke-2 hingga pekan ke-3 bulan ramadhan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Bank Mantap kepada generasi lansia sekaligus apresiasi kami yang dalam kepada masyarakat khususnya pensiunan PNS dan TNI/Polri yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan kepada kami. Semoga aktivitas sosial ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia,” ungkap Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso saat penyerahan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan pensiunan bersama Karo Organisasi Pemprov Jateng Dyah Lukisari di Semarang, Jawa Tengah, Senin (04/6).

Josephus menambahkan, program ini juga sejalan dengan keinginan perseroan untuk dapat berbagi kebahagiaan bersama para purnabakti di menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan oleh para pensiunan tersebut.

“Sebagai perusahaan anak Badan Usaha Milik Negara, Bank Mantap ingin berbagi kebahagiaan dan kebersamaan dengan sesama melalui program Mantap Aktif yaitu penyelenggaraan buka bersama dan pembagian sembako menjelang Idul Fitri yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya,” kata Jos.

Di samping kegiatan dengan pensiunan, Josephus melanjutkan, pada akhir pekan ini Bank Mantap beserta Mandiri Group juga akan memberikan santunan Idul Fitri kepada 21.000 anak panti asuhan dan pondok pesantren di seluruh Indonesia. Rencananya, kegiatan bertajuk “One Heart, One Mandiri Kado Untuk 21.000 Yatim” tersebut akan digelar di beberapa kota besar di Indonesia secara berbarengan. 

“Adapun dalam penyaluran santunan Idul Fitri tersebut, kami bekerjasama dengan Mandiri Amal Insani, Badan Pengelola Zakat Infaq dan Sadaqah Bank Mandiri atau Bapekis. Sedangkan di wilayah, penyaluran santunan Idul Fitri akan dilakukan oleh Kanwil-Kanwil Bank Mandiri serta perusahaan anak secara bertahap, salah satunya Bank Mantap yang telah menyalurkan santuan tersebut diwilayah Denpasar,” ungkap Jos.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari dua BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Mei 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 17,04 triliun atau tumbuh sekitar 78,5 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 12,86 triliun atau tumbuh sampai dengan 66,2 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 12,73 triliun atau meningkat sampai 78 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 10,99 triliun dengan persentase tumbuh 128,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp 134,1 miliar atau naik sampai dengan 147,5 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 196 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama              : Abdul Rachman 

2.  Komisaris                                      : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen        : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen        : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen        : Zudan Arif Fakrulloh *)

 

Direksi :

1. Direktur Utama     : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                             : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                    : Nurkholis Wahyudi 

4. Direktur                    : Muhamad Gumilang

5. Direktur                    : Iwan Soeroto* )

 

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

Mei
Bidik 100000 Nasabah Pensiun Bank Mantap Gandeng  Badan Kepegawaian Nasional
Bidik 100000 Nasabah Pensiun Bank Mantap Gandeng Badan Kepegawaian Nasional

Kuta, 25 Mei 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) sepakat bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk meningkatkan pemanfaatan layanan produk dan jasa perbankan bagi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia. Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana di Kuta Bali, Jumat (25/5).

Pada kerjasama tersebut meliputi pelaksanaan Flagging bagi Penerima Fasilitas Perbankan, sosialisasi layanan dan produk perbankan Bank Mantap kepada Pegawai ASN yang masih aktif dan yang akan menjelang pensiun diseluruh Indonesia dalam kegiatan pembinaan atau pembekalan kewirausahaan yang dilaksanakan BKN.

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, tahun ini perseroan menargetkan Laba sebesar Rp 300 miliar atau tumbuh 153 persen secara year on year (yoy) dan Dana Murah sebesar Rp 2,2 triliun atau tumbuh 122 persen yoy. Dalam mencapai perolehan target tersebut perseroan harus mengakuisisi nasabah sebanyak 100.000 pensiunan atau 16 persen dari market share pensiunan PNS dan TNI/Polri di seluruh Indonesia.

“Dengan meningkatnya laba perseroan maka akan meningkat juga dividen kepada negara, pada tahun ini kami telah menyetorkan dividen sebesar Rp 16 miliar yang meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 2,53 miliar. Ini komitmen kami sebagai lembaga keuangan milik Bangsa Indonesia, dari negara dan untuk negara” ungkap Jos.

Josephus menambahkan, pihaknya optimis dapat memberikan layanan keuangan yang memudahkan dan menguntungkan para pensiunan mengingat dukungan perusahaan induk, yakni Bank Mandiri yang memiliki jaringan luas dan produk keuangan yang bervariasi, serta Taspen telah berpengalaman dalam memahami pola dan kebutuhan pensiunan.

“Dalam memudahkan layanan transaksi para pensiunan, saat ini Kartu ATM Bank Mantap sudah terintegrasi program Bank Indonesia yaitu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang memudahkan melakukan semua transaksi di mesin ATM dan mesin electronic data capture (EDC) dalam negeri serta layanan mobile banking yang sebentar lagi akan live” tutup Jos.

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan April 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 15,86 triliun atau tumbuh sekitar 73,1 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 11,68 triliun atau tumbuh sampai dengan 59 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 10,50 triliun atau meningkat sampai 113,1 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 12,33 triliun dengan persentase tumbuh 86,5 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp 104,6 miliar atau naik sampai dengan 153,3 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 196 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.


Susunan pengurus perseroan sebagai berikut


Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama                : Abdul Rachman
2.  Komisaris                           : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen        : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen        : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen        : Zudan Arif Fakrulloh *)


Direksi :
1. Direktur Utama         : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                    : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                    : Nurkholis Wahyudi
4. Direktur                    : Muhamad Gumilang

5. Direktur                    : Iwan Soeroto* )


*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

 

 

Apr
Peresmian Kantor Kas Cempaka Putih Bank Mantap Wujud Strategi Sinergi
Peresmian Kantor Kas Cempaka Putih Bank Mantap Wujud Strategi Sinergi

Jakarta, 17 April 2018 – Sebagai perusahaan anak Bank Mandiri dan Taspen, Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) terus melakukan pembukaan cabang baru diseluruh wilayah Indonesia, dengan tujuan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada nasabah dan mengembangkan bisnis Bank Mantap. Salah satu realisasi hal tersebut adalah pembukaan kantor kas di Kantor Pusat PT Taspen Persero sebagai salah satu realisasi langkah strategis tersebut.

Kantor Kas tersebut terletak di Jl. Letjen Suprapto No.45 Cempaka Putih, Jakarta Pusat itu diresmikan oleh Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso dan disaksikan oleh Direktur Utama PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro dan para jajaran manajemen Taspen yang bertepatan dengan HUT PT Taspen (Persero) yang Ke-55 Tahun.

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, peresmian Kantor Kas tersebut yang bertepatan dengan HUT Taspen merupakan simbol bahwa Bank Mantap selalu bersinergi dengan perusahaan induk, salah satunya yaitu mengembangkan jangkauan layanan Kantor Kas Bank Mantap yang berlokasi di Kantor Taspen.
 
“Pada saat ini Kantor Kas Bank Mantap yang berlokasi di Kantor Taspen berjumlah 4 unit dan kedepannya akan terus bertambah serta Kantor Kas ini merupakan bagian dari Bank Mantap Distribution II (dua) yang meliputi seluruh kawasan Jabodetabek dan Jawa Barat, merupakan Kantor Kas yang ke-55. Semoga ditahun 2018 ini jaringan kantor Bank Mantap berjumlah 221 unit dan mobil kas berjumlah 59 unit diseluruh Indonesia sesuai yang ditetapkan Rencana Bisnis Bank tahun 2018” ujar Jos.
 
Kuartal I 2018, Kinerja Bank Mantap Tetap Tumbuh Dengan Baik

Hingga akhir bulan Maret 2018, Bank Mantap berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 77,4 miliar tumbuh 148 persen dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso menjelaskan pertumbuhan laba Bank Mantap hingga kuartal pertama tahun ini menunjukkan bahwa kinerja perseroan semakin membaik di tengah situasi makroekonomi dan daya beli masyarakat yang belum kondusif.

“Kami bersyukur hingga Maret tahun ini kredit yang disalurkan Bank Mantap mencapai Rp 11,94 triliun,” ujarnya saat meresmikan Kantor Kas Bank Mantap Cempaka Putih Jakarta, Selasa (17/4).

Kredit Bank Mantap hingga Maret 2018 melonjak 93 persen dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu yang mencapai Rp 11,94 triliun. Jos menjelaskan pertumbuhan kredit Perseroan dimotori oleh segmen pensiunan yang meningkat 160,9 persen secara yoy menjadi Rp 10,10 triliun, dengan rasio NPL kredit secara keseluruhan yaitu 0,64 persen.

Pertumbuhan laba perseroan disamping ditopang laju kredit juga berhasil melakukan efisiensi operasional sehingga menurunkan rasio BOPO dari 84,06 persen menjadi 78,44 persen dan peningkatan Fee Based Income (FBI) mencapai Rp 57,1 miliar yang tumbuh 113,7 persen.
“Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan mencapai Rp 11,17 triliun, meningkat sebesar 59,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Secara keseluruhan, pertumbuhan kinerja perseroan terlihat dari posisi asset yang tumbuh 74,6 persen dibandingkan dengan posisi Maret tahun lalu dari Rp 8,79 triliun menjadi Rp 15,35 triliun,” tutup Jos.
 
Susunan pengurus perseroan sebagai berikut

Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama                : Abdul Rachman 
2.  Komisaris                           : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen        : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen        : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen        : Zudan Arif Fakrulloh *)

Direksi :
1. Direktur Utama         : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                    : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                    : Nurkholis Wahyudi 
4. Direktur                    : Muhamad Gumilang
5. Direktur                    : Iwan Soeroto* )

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK
 
Bambang T. Pramusinto
Corporate Secretary & Legal
PT Bank Mandiri Taspen

Apr
Bank Mantap Adakan Pelatihan Wirausaha Bagi Pensiunan Yogyakarta
Bank Mantap Adakan Pelatihan Wirausaha Bagi Pensiunan Yogyakarta

Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) yang merupakan salah satu perusahaan anak Bank Mandiri dan Taspen melakukan inovasi dengan menciptakan program “Wirausaha Mantap Sejahtera” (WMS) yang mendukung produktivitas, meningkatkan daya beli dan menambah nilai ekonomi masyarakat dalam rangka menumbuhkan jiwa wirausaha bagi para pensiunan PNS dan TNI/Polri. Dalam hal ini pelatihan yang pertama kali di kota DI Yogyakarta bekerja sama dengan Jogja Farm Group yaitu perusahaan penyedia bibit DOC dan daging ayam kampung unggulan dan terbaik di daerah Yogyakarta. 

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso tujuan pelatihan ayam di Jogja ini adalah memberikan peserta pengetahuan tentang seluk beluk budidaya ayam kampung serta memberikan panduan secara detail dan terstruktur bagi peserta yang ingin berwirausaha dalam bidang peternakan ayam khususnya untuk komoditas ayam kampung jawa super. Pelatihan ini mengajarkan para pensiunan dari peternakan hingga penjualan, Diharapkan dengan program pelatihan WMS yang disiapkan Bank Mantap secara periodik dari hulu ke hilir seluruh pensiunan semakin memiliki semangat dan keinginan untuk berwirausaha kepada para peserta yang hadir.

“Bank Mantap ingin menciptakan komunitas-komunitas wirausaha yang anggotanya adalah para calon pensiunan/pensiunan yang memiliki minat usaha yang sama dengan jenis usaha sesuai dengan potensi lokal daerah tempat para pensiunan tersebut berada. Ditahun 2018 ini target Bank Mantap adalah 780 sampai 1000 wirausaha pensiunan binaan di 39 Kantor Cabang Bank Mantap yang tersebar di 28 provinsi” tutur Jos.

Diharapkan dengan terselenggaranyaa kegiatan ini merupakan bentuk nyata Bank Mantap mendukung kepada pemerintah khususnya DI Yogyakarta untuk menumbuhkan jumlah wirausaha khususnya para pensiunan untuk mendorong dapat mandiri, serta diharapkan para peserta dapat memiliki keahlian yang diminati sesuai dengan arah minat kewirausahaannya.

Program wirausaha mantap sejahtera merupakan salah satu dari 3 pilar program Bank Mantap, yaitu Mantap Sehat (meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat, khususnya pensiunan), Mantap Aktif (mendukung penciptaan masyarakat, khususnya pensiunan yang aktif, produktif, tangguh dan bahagia) dan Mantap Sejahtera (menciptakan masyarakat, khususnya pensiunan yang mandiri dan sejahtera melalui kewirausahaan).

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

 

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Maret 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 15,35 triliun atau tumbuh sekitar 74,6 persen, sedangkan posisi Dana Pihak Ketiga  mencapai Rp 11,17 triliun atau tumbuh sampai dengan 59,7 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 11,94 triliun atau meningkat sampai 93 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 10,1 triliun dengan persentase tumbuh 160,9 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 77,4 miliar atau naik sampai dengan 148 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 195 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.   Komisaris Utama               : Abdul Rachman
2.   Komisaris                          : Agus Haryanto
3.   Komisaris                          : Edhi Chrystanto
4.   Komisaris Independen       : Sukoriyanto Saputro
5.   Komisaris Independen       : Zudan Arif Fakrulloh *)

Direksi :
1.   Direktur Utama       : Josephus Koernianto Triprakoso
2.   Direktur                  : Paulus Endra Suyatna
3.   Direktur                  : Nurkholis Wahyudi
4.   Direktur                  : Muhamad Gumilang
5.   Direktur                  : Iwan Soeroto *)


*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK