Perkuat Instrumen Dana Pihak Ketiga  Bank Mantap Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun
home     berita

Perkuat Instrumen Dana Pihak Ketiga Bank Mantap Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun

Jakarta, 23 Oktober 2019 - Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) akan menerbitkan obligasi dengan target indikatif Rp 1 triliun pada tahap 1 sebagai bagian dari upaya diversifikasi dan perbaikan struktur pendanaan bank dalam jangka panjang. Dalam menghimpun dana nonkonvensional, perseroan akan melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi dengan jumlah pokok sebesar Rp 4 Triliun.


Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso mengatakan dalam rangka PUB tahap 1 tersebut perseroan akan menawarkan kupon tertinggi pada rate 8,35 persen. Kupon yang ditawarkan bekisar 7,9 persen hingga 8,35 persen. Untuk komposisi rate dalam struktur PUB tahap 1 tersebut mengacu penawaran yang masuk dari investor.


“Obligasi tersebut dibagi menjadi dua seri, yaitu Seri A dengan tenor 3 tahun dan Seri B dengan tenor 5 tahun. Seri A ditawarkan  dengan tingkat  kupon sebesar 7,90 persen hingga 8,10 persen dan Seri B ditawarkan dengan tingkat kupon sebesar 8,10 persen hingga 8,35 persen per tahun, serta kupon dibayarkan setiap triwulan.” Ungkap Jos dalam paparan publik atas PUB Tahap I tersebut di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu (23/10).


Disaat yang sama Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menuturkan, dalam rangka penerbitan obligasi ini, perseroan telah memperoleh hasil rating atas obligasi oleh PT Fitch Rating Indonesia dengan peringkat AA dan perusahaan yang menjadi penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi adalah PT Mandiri Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas dan PT Danareksa Sekuritas.

“Masa penawaran awal obligasi (book building) tahap I akan dilakukan pada 23 Oktober hingga 6 November 2019. Selanjutnya, distribusi  obligasi secara elektronik direncanakan akan dilakukan pada tanggal 26 November 2019 dengan target pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 27 November 2019.“ tutur Nurkholis.

Nurkholis menambahkan, Bank Mantap mencari likuiditas di pasar modal karena pertumbuhan kredit yang ekspansif. Pada akhir bulan Agustus 2019 kredit yang diberikan mencapai Rp 18,69 triliun, tumbuh 34,6 persen dari periode tahun lalu. Pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan DPK menyebabkan rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to funding ratio (LFR) mencapai 93,38 persen per tanggal 31 Agustus 2019. Diharapkan dengan terbitnya obligasi tahap 1 ini dapat menekan rasio LFR dengan proyeksi akhir tahun 2019 di angka 90,50 persen.

 

Tentang Bank MandiriTaspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Agustus 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 24,55 triliun atau tumbuh sekitar 41,7 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 18,37 triliun atau tumbuh sampai dengan 40,5 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 18,69 triliun atau meningkat sampai 34,6 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 17,32 triliun dengan persentase tumbuh 41,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 270,7 miliar atau naik sampai dengan 19,6 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 318 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama              : Abdul Rachman
2.  Komisaris                          : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen    : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen    : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen    : Zudan Arif Fakrulloh

Direksi :
1. Direktur Utama     : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                 : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                 : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                 : Iwan Soeroto

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen