Perkuat Segmen KPR Bank Mandiri Taspen Gandeng Bank Mandiri
home     berita

Perkuat Segmen KPR Bank Mandiri Taspen Gandeng Bank Mandiri

Jakarta, 13 Maret 2019 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) terus memperluas akses pembiayaan agar semakin banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri dari aktif hingga pensiun mendapatkan rumah pribadi. Untuk itu, Bank Mantap bekerjasama dengan PT Bank Mandiri (Persero) guna penyediaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Kerjasama KPR tersebut ditandatangani oleh Direktur Bisnis Bank Mantap Nurkholis Wahyudi dan Executive Vice President Consumer Loans Group Bank Mandiri Ignatius Susatyo Wijoyo yang disaksikan oleh Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso di Menara Mandiri I, Jakarta, Rabu (13/3).

Menurut Nurkholis, dalam optimalisasi manfaat pembiayaan KPR untuk PNS dan TNI/Polri, Bank Mantap bekerjasama dengan Bank Mandiri membuat produk KPR Combo yang bertujuan untuk memberikan Pembiayaan kepemilikan rumah atau rumah susun/apartemen kepada Calon Debitur dengan tenor 20 tahun dari pegawai aktif sampai dengan melewati usia pensiun atau maksimum sampai dengan Calon Debitur berusia 65 (enam puluh lima) tahun.

“Para debitur ketika aktif pada umur sekitar 40 tahun sudah dapat mengambil KPR di Bank Mandiri dan ketika pensiun dari kedinasan pembiayaan tersebut dialihkan ke Bank Mantap, diharapkan dengan produk ini tenor semakin panjang dan plafond hingga Rp 1 Miliar yang diambil, sehingga para calon mendapatkan pilihan mengambil rumah semakin banyak,” ujar Nurkholis.

Nurkholis menambahkan, kerjasama ini merupakan bentuk sinergi antara perusahaan induk dan perusahaan anak dalam optimalisasi pengelolaan portofolio khusus di segmen KPR khususnya bagi PNS dan TNI/Polri yang berpayroll di Bank Mandiri pada saat aktif dan payroll tersebut dialihkan ke Bank Mantap pada saat pensiun.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Februari 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 20,86 triliun atau tumbuh sekitar 38,3 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 15,18 triliun atau tumbuh sampai dengan 38,9 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 16,33 triliun atau meningkat sampai 42,1 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 14,86 triliun dengan persentase tumbuh 54,7 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 64,2 miliar atau naik sampai dengan 28,4 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 274 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama           : Abdul Rachman

2.  Komisaris                      : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen  : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen  : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen  : Zudan Arif Fakrulloh

 

Direksi :

1. Direktur Utama    : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur               : Paulus E. Suyatna

3. Direktur               : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur               : Iwan Soeroto

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen