Bank Mantap Perkuat Komunitas Wirausaha di Malang
home     berita

Bank Mantap Perkuat Komunitas Wirausaha di Malang

Malang, 27 September 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) berkomitmen untuk terus membangun negeri melalui aktivitas bisnis dan sosial. Terkait hal tersebut, Bank Mantap membangun sebuah Green House Hidroponik yang dapat dimanfaatkan oleh Anggota TNI AL dalam menjelang pensiun dan para pensiunan TNI disekitar Kota Malang untuk membantu pelatihan berwirausaha dalam masa pensiun.

 

Peresmian “Rumah Hidroponik Mantap” dihadiri oleh Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Edwin S.H, Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso dan Direktur Operasi PT ASABRI Adiyatmika beserta beberapa komunitas pensiunan TNI diwilayah Kota Malang.

 

Menurut Direktur Josephus K. Triprakoso, tahun ini sampai dengan bulan Agustus 2018, perseroan mempunyai 485 orang peserta pelatihan wirausaha dari pensiunan PNS dan TNI/Polri yang tersebar di seluruh Indonesia, jumlah tersebut meningkat dari tahun 2017 yang hanya berjumlah 59 orang peserta. Dari jumlah peserta pelatihan tersebut, terdapat jenis-jenis pelatihan wirausaha dari jumlah peserta terbanyak yaitu hidroponik yang diikuti oleh 220 orang, kemudian dilanjutkan pelatihan ternak ayam berjumlah 117 orang dan 61 orang mengikuti pelatihan membuat handicraft.

 

“Dengan meningkatnya jumlah peserta pelatihan wirausaha, kredit yang diberikan untuk modal usaha para peserta tersebut juga meningkat, terlihat penyaluran kredit khusus untuk peserta wirausaha tersebut pada bulan Agustus 2018 berkisar Rp 5,52 miliar atau meningkat 221,4 persen secara year on year (yoy). Secara keseluruhan kredit pensiunan yang disalurkan sampai dengan Agustus 2018 sebesar Rp 12,262 triliun dengan persentase tumbuh 92,3 persen secara yoy, dengan komposisi kredit produktif sebesar 77,7 persen” ungkap Jos.

 

Josephus menambahkan, dalam program wirausaha tersebut, perseroan telah mengucurkan sebesar Rp 662 juta untuk biaya pelatihan wirausaha pensiunan. Biaya tersebut merupakan investasi perseroan dalam memberikan solusi dari hulu hingga hilir, setiap peserta mendapatkan motivasi dan teori usaha hingga bantuan pemasaran dalam berwirausaha.

 

“Untuk pelaksanaan program ini, perseroan menjalin kerjasama dengan para pengusaha yang terpilih, dalam membina serta mentoring jenis usaha yang sesuai dengan potensi lokal daerah tempat para pengusaha dan pensiunan tersebut berada, seperti di Kota Malang sesuai kajian kami usaha yang paling berpontensi adalah budidaya hidroponik sesuai keadaan geografi yang berada didataran tinggi” tutup Jos.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

 

Sampai dengan bulan Agustus 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 17,322 triliun atau tumbuh sekitar 44,29 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 13,075 triliun atau tumbuh sampai dengan 60,98 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 13,884 triliun atau meningkat sampai 61,60 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 12,262 triliun dengan persentase tumbuh 92,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 226,35 miliar atau naik sampai dengan 140,58 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 200 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :


Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama             : Abdul Rachman
2.  Komisaris                        : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen    : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen    : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen    : Zudan Arif Fakrulloh *)


Direksi :
1. Direktur Utama     : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                 : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                 : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                 : Iwan Soeroto


*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen